Loading...
Deandra Alifiana's
Asiyah
Rp 55.000
Asiyah binti Muzahim. Mungkin tidak banyak orang
yang tahu nama ini. Banyak orang lebih mengenalnya
dengan nama Asiyah, istri Firaun. Dikenal sebagai sosok
wanita beriman yang bersuamikan raja yang kufur, Firaun.
Asiyah adalah teladan terbaik bagi kita saat ini. Asiyah
adalah wanita yang teguh imannya, ketika kekufuran
merajalela di sekitarnya. Bahkan, Firaun, suaminya,
mengaku sebagai tuhan. Tentu tidak mudah menjaga
keimanan saat itu, saat suami sekaligus rajanya adalah
Firaun. Raja yang mengaku tuhan dan rakyat diharuskan
menyembahnya. Raja yang terkenal kejam dan bebal.
Tidak hanya teguh iman, Asiyah juga terkenal dengan
sifat sabar dan istiqamahnya. Apalagi ketika Firaun
mengetahui keimanannya kepada Allah. Tidak hanya
kehilangan posisi sebagai permaisuri dan segala
kenikmatan dunianya, Asiyah juga mendapatkan
penyiksaan yang sadis dari Firaun. Bahkan, Asiyah harus
meninggal di tangan suaminya sendiri, Firaun. Sungguh,
Allah bersama orang-orang beriman. Buah dari keteguhan
iman, kesabaran, dan istiqamah Asiyah adalah surga. Allah
telah menjanjikan rumah di sisi-Nya, di firdaus-Nya.
Subhanallah.
Selain teladan utama dari sosok mulia Asiyah,
keteguhan imannya, buku ini berkisah tentang kemuliaan
pribadinya. Sabar, istiqamah, cerdas, dan penuh kasih
adalah secuil dari kemuliaan pribadi Asiyah binti
Muzahim. Teladan yang tentunya kita butuhkan saat ini.
Saat di mana kita disuguhi banyak hal yang mengarah
pada kekufuran. Semoga dengan membaca buku ini, kita
dapat mengikuti teladan mulia Asiyah. Kita bisa menjadi
muslimah yang terbaik, sesuai dengan petunjuk-Nya.
Asiyah binti Muzahim. Mungkin tidak banyak orang
yang tahu nama ini. Banyak orang lebih mengenalnya
dengan nama Asiyah, istri Firaun. Dikenal sebagai sosok
wanita beriman yang bersuamikan raja yang kufur, Firaun.
Asiyah adalah teladan terbaik bagi kita saat ini. Asiyah
adalah wanita yang teguh imannya, ketika kekufuran
merajalela di sekitarnya. Bahkan, Firaun, suaminya,
mengaku sebagai tuhan. Tentu tidak mudah menjaga
keimanan saat itu, saat suami sekaligus rajanya adalah
Firaun. Raja yang mengaku tuhan dan rakyat diharuskan
menyembahnya. Raja yang terkenal kejam dan bebal.
Tidak hanya teguh iman, Asiyah juga terkenal dengan
sifat sabar dan istiqamahnya. Apalagi ketika Firaun
mengetahui keimanannya kepada Allah. Tidak hanya
kehilangan posisi sebagai permaisuri dan segala
kenikmatan dunianya, Asiyah juga mendapatkan
penyiksaan yang sadis dari Firaun. Bahkan, Asiyah harus
meninggal di tangan suaminya sendiri, Firaun. Sungguh,
Allah bersama orang-orang beriman. Buah dari keteguhan
iman, kesabaran, dan istiqamah Asiyah adalah surga. Allah
telah menjanjikan rumah di sisi-Nya, di firdaus-Nya.
Subhanallah.
Selain teladan utama dari sosok mulia Asiyah,
keteguhan imannya, buku ini berkisah tentang kemuliaan
pribadinya. Sabar, istiqamah, cerdas, dan penuh kasih
adalah secuil dari kemuliaan pribadi Asiyah binti
Muzahim. Teladan yang tentunya kita butuhkan saat ini.
Saat di mana kita disuguhi banyak hal yang mengarah
pada kekufuran. Semoga dengan membaca buku ini, kita
dapat mengikuti teladan mulia Asiyah. Kita bisa menjadi
muslimah yang terbaik, sesuai dengan petunjuk-Nya.
Jumlah Halaman
Penerbit
Tanggal Terbit
176
Arunika Dunia Literasi
01/08/2024
Panjang
Lebar
Berat
20 cm
14 cm
200 gram
ISBN
Penulis
Deandra Alifiana